Cari

Winaz

Printilan Hati

Tag

Sesama Manusia

[Cerpen] : Jati Diri Dalam Persahabatan

Terdiam, ku mendengarkan narasumber yang mengasih materi kuliah umum tentang “Bagaimana Menjadi Diri Sendiri.” Apapun alasannya, disaat penampilan tidak sesuai dengan kenyataan, maka tidak ada yang ditipu selain diri sendiri.

Disaat kita berasal dari keluarga sederhana atau miskin, maka jangan berlagak menjadi orang kaya dan malu untuk mengakui tentang siapa kita sebenarnya. Berasal darimana, orang tua bekerja apa.

Penampilan serta berprilaku hendaklah sesuai dengan apa yang kita miliki. Jangan sok jadi orang kaya, yang memiliki segalanya hingga berbohong sana sini, demi meyakinkan orang disekitar kita, untuk sebuah pengakuan palsu akan keberadaan diri.

Semua itu, akan menjadi beban mental yang akan membuat pribadi kita tidak damai menjalani hari-hari, karena selalu dihantui ketakutan kalo ada yang tau kenyataannya bagaimana? Apa mereka masih akan tetap menjadi teman atau malah sebaliknya, menjadi musuh karena merasa telah di tipu. Continue reading “[Cerpen] : Jati Diri Dalam Persahabatan”

[Catatan Ramadhan]: Menghormati Orang Yang Berpuasa?

Menghormati orang yang berpuasa

Membaca tag line, salah seorang teman di medsos, mengenai tidak ada dalil yang merujuk untuk menghormati orang yang berpuasa, jadi janganlah kita memandai- mandai minta dihormati.

Begitu lah lebih kurang yang dibicarakan teman tersebut, ibadah dalam agama apapun, tidak akan berkurang kesuciannya dengan tidak adanya penghargaan dari orang-orang, baik umat agama tersebut, ataupun penganut agama lain. Continue reading “[Catatan Ramadhan]: Menghormati Orang Yang Berpuasa?”

Mempertanyakan Pertanggungjawaban Hati Nurani Seorang Pemimpin

Ketika ada seseorang yang mengadu padamu. Seseorang yang sangat dekat dengan kekuasaan, cepat kau merespon keluhannya. Mencari solusi dari keresahannya, mengambil tindakan untuk membuatnya merasa nyaman. Kau merespon begitu sigap, apakah karena dia adalah seseorang yang kau anggap sangat penting bagimu?

pertangung jawab seorang pemimpin

Continue reading “Mempertanyakan Pertanggungjawaban Hati Nurani Seorang Pemimpin”

Take and Give Dalam Kehidupan

Seharusnya kalau kau tak lagi menginginkannya, kau biarkan dia pergi menjauh meninggalkanmu.

Ini tidak! Kau, tidak menahan, tidak melepaskan. Cuma membiarkannya terkatung-katung tanpa kejelasan.

Take and Give Dalam Kehidupan
Kusir kereta aja harus memperlakukan kudanya dengan baik agar si kuda bisa diajak mengantar penumpang dengan nyaman. Apalagi hubungan sesama manusia? Take and Give itu kudu seimbang

Continue reading “Take and Give Dalam Kehidupan”

Kewajiban Menjawab Salam

Ada seorang bapak, setiap kali masuk keruangan, selalu mengucapkan, “waalaikumsalam”. Tidak seperti lazimnya, kalau orang mengucapkan “Assalamualaikum”.

Itu sudah berlangsung lama, tapi nggak ada yang mengomentari dan membahasnya. Apa emang nggak ada yang ngeh dengan kebiasaan si bapak, atau cuma aku yang merasa aneh mendengarnya. Tapi, aku seolah terbawa arus, membiarkannya seperti itu, tanpa ada keberanian untuk bertanya. Pikirku, mungkin beliau menganut ajaran tertentu, yang aku nggak tahu.

Kewajiban Menjawab Salam
Salam pada hijaunya alam pegunungan negeri tercinta ini

Continue reading “Kewajiban Menjawab Salam”

Cemburu Melihat Kehidupan Orang Lain

Pagi ini seperti biasa, aku berangkat kerja dengan menggunakan bus kantor, yang memang disediakan untuk para pegawai. Fasilitas bus antar jemput ini disediakan bukan karena jarak kantornya yang terlalu jauh, tapi karena letak kantor yang tidak dilalui transportasi publik.

Jadi, jika ingin berangkat kerja kalo tidak menggunakan bus antar jemput, ya pakai kendaraan pribadi. So, aku yang tidak punya kendaraan pribadi alias nggak satupun yang bisa bawa, baik motor maupun mobil, jadi pilihannya, ya bus pegawai ini. Untuk itu, aku harus siap-siap lebih awal agar tidak ketinggalan bus. Tapi, selalu ada cerita didalamnya yang bisa diambil pelajaran.

Cemburu Melihat Orang Lain
Ahh, aku cemburu pada mobil yang sedang menikmati kehangatan pagi itu. Sedangkan aku sudah harus berkutat dengan rutinitas ❓ 

Continue reading “Cemburu Melihat Kehidupan Orang Lain”

Blog di WordPress.com.

Atas ↑