Cari

Winaz

Printilan Hati

Tag

Hubungan anak dan orangtua

Kebenaran Milikku Yang Menyakitimu

Ketika kumeyakini sebuah kebenaran, kututup semua pintu yang mempertanyakannya kebenaran milikku, tak peduli apapun yang mereka katakan dan pikirkan, yang penting aku tidak melanggar aturan agama dan hukum.

Telah begitu lama hal itu berlangsung.
Aku tetap tak bergeming dari semua isu yang mengatakan tentang apa yang kujalani. Aku cuma diam dan bersabar mendengarkan semua itu. Tak ada niat buat sekedar mendengarkan apa yang menjadi kekhawatiran mereka. Tidak pernah juga apa yang menjadi omongan mereka kujadikan cermin diri untuk introspeksi. Continue reading “Kebenaran Milikku Yang Menyakitimu”

Iklan

Ibu, Buanglah Kekhawatiranmu

Kulihat mendung di wajah tuamu,
Begitu banyak kekhawatiran yang menyelimuti hatimu, melihat sebagian anak-anakmu, masih saja bersengketa, saling menyakiti satu sama lain. Mempertikaikan sikap saudara yang lain sebagai bentuk kedengkian dan iri hati, tidak dapat melihat dan memahami bahwa semua lahir dari rasa tulus persaudaraan.

Ibu Buanglah Rasa Kekhawatiranmu

Continue reading “Ibu, Buanglah Kekhawatiranmu”

Catatan Menemani Amak Berobat – Part 2

Sebelumnya, saya menulis Catatan Menemani Amak Berobat – Part 1. Ini masih tentang menemani amak pergi berobat.

Sekarang sudah lima hari dari hari pertama Mak sakit, obat yang dikasih dokter sudah habis, jadi mengingat disuruh kontrol lagi, maka kami pergi ke klinik seperti waktu kemarin.

Catatan Menemani Amak Berobat bag 2

Berhubung sekarang adalah hari Sabtu, ternyata kliniknya cuma buka sampai jam 12 siang. Continue reading “Catatan Menemani Amak Berobat – Part 2”

Proses Pendewasaan Diri

Ketika kau berusaha sangat keras, mengajakku pulang ke pangkal jalan, ada tanya dihatiku. Apa sedemikian jauh aku tersesat? Apa sedemikian jauh aku melangkah keluar dari rel yang seharusnya. Bagian mana yang membuatmu sanggat risau dan akan membebanimu dengan dosa. Tidak bisakah kau sedikit memahami prosesku menuju dewasa.

Proses Pendewasaan Diri Matang Tepat Waktu
Buah Srikaya ini akan menjadi buah organik saat mencapai kematangannya. Cukup siram secukupnya, biarkan dia mencari makanan dari ara tanah.

Continue reading “Proses Pendewasaan Diri”

Rahasia Ibu dan Adik Sri

Sudah hampir seminggu aku berada di kampung, tidak banyak yang berubah dibandingkan saat kutinggalkan dulu. Sawah-sawah yang terbentang hijau, sejauh mata memandang, udaranya yang sejuk, mengantarkan rasa damai, membuatku mampu mengucapkan syukur atas semua nikmat yang telah diterima.

Cukup lama aku tidak pulang, ada beberapa tahun lamanya. Aku terhubung cuma melalui telepon dengan keluarga yang lainnya sejak aku dipindah tugaskan ke pelosok Kalimantan. Selain ongkosnya yang lumayan mahal, juga sangat susah mencari penerbangan kekampungku. Harus transit beberapa kali. Continue reading “Rahasia Ibu dan Adik Sri”

Kesombongan Seorang Anak

Dulu disaat kita memiliki banyak waktu bersama, mengapa kita mengisinya dengan hal-hal negatif. Saling berburuk sangka, tidak saling memahami.

Mengeluarkan kata-kata buruk yang membunuh jiwa kita. Hampir disepanjang kehidupan, kita penuhi dengan keegoisan.

Tak pernah sekalipun terucap tentang rasa betapa kita saling mencintai satu sama lainnya. Kita selalu berharap saling memahami, tanpa punya keberanian untuk mendiskusikan apa yang kita rasakan, hubungan seperti apa yang ingin kita jalani.

Kesombongan Seorang Anak Ibarat Mobil Mainan Dan Sepeda
Kesombongan seorang anak, ibarat mobil mainan yang disejajarkan dengan motor dan sepeda butut. Walau si mobil merasa cakep, ia hanyalah sebuah mainan 😉

Continue reading “Kesombongan Seorang Anak”

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

Atas ↑